Berikut beberapa hal penting yang beliau sampaikan pada kuliah umum tersebut, diantaranya:
1. DNA
Pendidik: Ada dan tidak ada media, pendidik harus mampu kreatif dengan
teknologi yang ada
2. Strategi
pemanfaatan media video conference untuk berbagi. Mengapa harus berbagi?
Kekuatan sebuah komunikasi terletak pada kesediannya untuk saling berbagi ilmu
dan pengetahuan. Cara menabung paling mudah adalah dengan berbagi. Dengan
berbagi maka nama sesorang akan dikenang
sepanjang waktu hingga ke anak cucu.
3. Mengapa
menggunakan video conference?
· Cepat,
mudah dan murah
· Situasi
dan kondisi pandemic
· Massif
dan viral secara efektif
4. Kiat
1: Bukan hanya sekedar menyampaikan pesan. Membuat orang lain melakukan yang
kita inginkan. Para pendidik harus belajar dan berlatih (jam terbang)
menyelenggarakan video conference dengan tujuan agar pendengar melakukan aksi.
5. Kiat
2: Video conference banyak memiliki fitur, harus disesuaikan dengan karakteristik pertemuan dan tujuan
yang ingin dicapai bersama. Rencanakan strategi video conference terlebih
dahulu dan lakukan penyetelan video conference dengan aplikasi yang digunakan.
6. Kiat
3: Interaksi dan umpan balik. Hindari berbicara sendiri satu arah dalam situasi
apapun. Lakukan komunikasi secara natural dan efektif agar peserta didik
termotivasi untuk menyerap konten yang diberikan.
7. Kiat
4: Daya tahan dan jendela waktu. Daya tahan dan jendela waktu efektif dalam
melakukan aktifitas teleconference tidaklah banyak. Semakin lama berinteraksi,
semakin rendah atensinya. Menurut penelitian, kebanyakan warganet Indonesia
hanya focus dalam video conference selama 30 menit pertama.
8. Kiat
5: Rekam dan di viralkan. Bertujuan memberi manfaat. Berbagi video conference
dalam lingkungan digital dapat direkam, sehingga banyak pihak yang
menikmatinya. Jangan menunggu waktu lama untuk berbagi. Segera rekam dan
berbagilah ke khalayak.
9. Kendala
dalam pembelajaran jarak jauh. Tetap mengaktifkan audio dan mematikan video atau memperkecil resolusi video.
Menyalakan video bukan suatu tujuan tetapi menyalakan video adalah cara
mencapai tujuan.
10. Jangan
menunggu untuk berbagi. Jangan menanti segalanya sempurna. Jangan hanya menggunakan satu media. Jangan
mensyaratkan banyak partisipan. Jangan tergantung pada banyak pihak. Jangan
ragu – ragu untuk mengevaluasi. Tinggalkan rekam jejak digital dengan
membagikan ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat.
Demikianlah
ulasan materi yang disampaikan oleh Prof. Ekoji. Semoga apa yang beliau
sampaikan memberikan manfaat untuk kita semua.
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #DutaRumahBelajar #SahabatRumahBelajar #PembaTIKBaBel2020 #PembaTiK2020 #PembaTIKlevel4 #PembaTIKlevel4Babel #Babel_pacak #bersamalawankorona #BabelBergerak #DutaRumahBelajar2020 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko #PusdatinKemdikbud #kemdikud_ri #indonesiamaju #BerbagiTIK #RumahBelajar2020 #SahabatRumahBelajar2020


0 Comments:
Posting Komentar