Kuliah Umum PembaTIK Level 4 (Berbagi) 2020
Coaching PembaTIK Level 4 (Berbagi) 2020
Rumah Belajar
Sahabat Rumah Belajar (SRB) 2020
Kuliah Umum PembaTIK Level 4 (Berbagi) 2020
Kuliah Umum dengan Tema “Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar”.
Coaching PembaTIK Level 4 (Berbagi) 2020
Coaching PembaTIK 2020 Level 4 (Senin, 21 September 2020 s/d Rabu, 23 September 2020)
Rumah Belajar
Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas.
Sahabat Rumah Belajar (SRB) 2020
Selamat kepada seluruh peserta yang telah lolos ke PembaTIK 2020 Level 4 (Berbagi) dan menjadi Sahabat Rumah Belajar (SRB) 2020
Tugas Vlog PembaTIK level 4 - Siti Khadijah (SRB Kepulauan Bangka Belitung)
Duta Rumah Belajar, Motivasi dalam Peningkatan Kompetensi
Apa itu Duta Rumah Belajar? Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan dari Pustekkom Kemendikbud dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di masing-masing provinsinya terutama Portal Pembelajaran gratis dari pemerintah yaitu Rumah Belajar (belajar.kemdikbud.go.id). Duta Rumah belajar merupakan garda terdepan Pusdatin Kemdikbud untuk mentransformasikan dan menggerakkan sesama guru dan tenaga kependidikan serta pemangku kepentingan di lingkungannya dalam pemanfaatan TIK, produk Rumah Belajar, TV-Edukasi, dan Suara Edukasi yang diimplementasikan pada proses pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Duta Rumah Belajar akan menjadi inspirasi guru – guru di wilayahnya dan menjadi guru yang inovatif menggunakan teknologi untuk pembelajaran.Pemilihan Duta Rumah Belajar di bimtek level 4 merupakan hal yang paling dinanti oleh Sahabat Rumah Belajar (sebutan untuk peserta bimtek PembaTIK level 4). Para Sahabat Rumah Belajar berusaha untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab yang diberikan untuk bisa lulus dan terpilih. Adapun tugas yang harus diselesaikan antara lain: membuat vlog, blog dan sosialisasi pemanfaatan portal Rumah Belajar.
Saya merasa beruntung menjadi bagian dari keluarga Sahabat Rumah Belajar. Untuk memenuhi tugas, saya tetap berusaha menyelesaikannya ditengah keterbatasan yang saya punya. Baik itu karena signal yang tidak stabil, rasa minder melihat yang lain lebih mumpuni dibanding saya dan hal lainnya. Perjuangan menjadi Duta Rumah Belajar bukan akhir segalanya, namun itulah langkah awal mengemban tugas dan tanggung jawab baru. Menjadi Duta Rumah Belajar itu suatu anugerah, namun bukan obsesi semata. Masuk dan berpartisipasi dalam pemilihan Duta Rumah Belajar juga merupakan bentuk rasa syukur. Di dalam prosesnya, saya (sebagai salah satu Sahabat Rumah Belajar) diberikan kesempatan untuk peningkatan kompetensi diri. Diantaranya saya belajar mengembangkan tulisan dalam blog. Meskipun keterampilan menulis saya masih kurang, namun tetap semangat belajar. Belajar untuk lebih percaya diri menyampaikan materi dalam kegiatan sosialisasi kepada bapak / ibu di seluruh Indonesia, baik melalui tatap maya atau tatap muka. Meski sempat terkendala jaringan saat tatap maya yang jelas membuat hati cemas, namun tidak mengurungkan semangat berbagi. Bertemu dengan Sahabat Rumah Belajar dari provinsi lain yang juga membuka pemikiran, menambah wawasan dan yang jelas menambah relasi tentunya membuat saya banyak belajar dengan mereka. Pengalaman ini tidak terlupakan untuk saya. 
Menjadi Sahabat Rumah Belajar itu wajib, menjadi Duta Rumah Belajar adalah bonusnya. Setidaknya, pemilihan Duta Rumah Belajar membawa semangat baru saya untuk menjadi Guru masa kini yang terus belajar TIK. Tetap fokus dan berusaha untuk peningkatan kualitas dan kompetensi diri. Semangat berbagi untuk negeri dan untuk pendidikan Indonesia. Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.
Yuk ! Mari kunjungi dan gunakan portal Rumah Belajar, serta manfaatkan konten dan fitur – fiturnya !
Rumah Belajar, Belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja !
Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia
Yuk follow rumah belajar di @belajar.kemdikbud
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #DutaRumahBelajar
#SahabatRumahBelajar #PembaTIKBaBel2020 #PembaTiK2020 #PembaTIKlevel4
#PembaTIKlevel4Babel #Babel_pacak #bersamalawankorona #BabelBergerak #DutaRumahBelajar2020
#RumahBelajar #PusdatinKemdikbud #kemdikud_ri #indonesiamaju #BerbagiTIK
#RumahBelajar2020 #SahabatRumahBelajar2020
Rumah Belajar Menyapa Kepulauan Pongok (part 4)
Merdeka Belajar adalah program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut Nadiem, harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-peserta didik. Nadiem menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi.
Untuk itu, guru diharuskan untuk meningkatkan kompetensinya dalam menghadapi segala bentuk perubahan terutama di masa pandemi ini. Merdeka belajar bukan hanya milik para guru dan peserta didik yang tinggal di daerah yang serba lengkap fasilitasnya, namun juga menjadi hak bagi guru dan peserta didik di daerah terpencil.
Kepulauan Pongok merupakan pulau yang terletak kira-kira di tengah di antara Pulau Bangka dan Belitung, di tengah Selat Gaspar, yang sehingga kadang disebut sebagai "Pulau Tengah". Pulau ini termasuk daerah terpencil di kepulauan Bangka Belitung. Namun, meskipun tinggal di daerah terpencil, semangat untuk peningkatan kompetensi tetap tidak mau kalah dengan yang lain.

Dan juga
fitur yang juga membuat penasaran peserta sosialisasi adalah Program
Keprofesian Berkelanjutan. Dalam fitur ini para pengguna akun yang terdaftar di
laman SimpaTIK berkesempatan untuk meningkatkan kompetensinya dalam kegiatan
seminar maupun pelatihan/bimtek yang dilaksanakan oleh Pusdatin Kemdikbud.
Salah satunya adalah program PembaTIK, dimana para peserta yang mengikuti
kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti step by step
level pelatihan, hingga muaranya memilih Duta Rumah Belajar. 
Daftar peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi di SMP N 1 Kepulauan Pongok dapat di akses disini
Yuk ! Mari kunjungi dan
gunakan portal Rumah Belajar, serta manfaatkan konten dan fitur –
fiturnya !
Rumah Belajar, Belajar
dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja !
Berbagi Inovasi
Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
Merdeka Belajarnya, Rumah
Belajar Portalnya, Maju Indonesia
Yuk follow rumah belajar
di @belajar.kemdikbud
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #DutaRumahBelajar
#SahabatRumahBelajar #PembaTIKBaBel2020 #PembaTiK2020 #PembaTIKlevel4
#PembaTIKlevel4Babel #Babel_pacak #bersamalawankorona #BabelBergerak #DutaRumahBelajar2020
#RumahBelajar #PusdatinKemdikbud #kemdikud_ri #indonesiamaju #BerbagiTIK
#RumahBelajar2020 #SahabatRumahBelajar2020
SRB Berbagi untuk Negeri "Belajar Digital Demi Para Milenial"
Perkembangan teknologi pada era dewasa ini yang
dipengaruhi oleh penggunaan jaringan internet yang digunakan oleh setiap
kalangan. Tidak dapat dipungkiri, penggunaan teknologi dengan jaringan internet
digandrungi oleh para generasi milenial yang menjadi pengkonsumsi terbanyak
sehingga hampir seluruh aspek dijangkau dengan perjalanan siber di dunia maya.
Dan akibatnya, dalam pembelajaran sekarang ini didominasi penggunaan TIK
(teknologi informasi dan komunikasi). Guru dituntut tidak ketinggalan dalam
pemanfaatan teknologi tersebut sehingga kondisi ini mengharuskan guru untuk
meningkatkan kompetensi dalam mendidik dan mengelola kelas sehingga
pembelajaran lebih menyenangkan.
Masa pandemi yang masih berlangsung di Indonesia, membuat sebagian besar wilayah Indonesia melaksanakan pembelajaran daring. Kondisi ini membuat penggunaan teknologi bersifat “wajib” karena berlangsungnya pembelajaran jarak jauh. Untuk itu bermunculan banyak media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran sehingga menjawab kebutuhan generasi milenial atas kegiatan pembelajaran yang berlangsung di masa kini.
Selasa, 20 Oktober 2020 saya bersama Andrico Pratama (SRB Papua Barat), dan Fitri Kamaliana (SRB Kalimantan Barat) menyelenggarakan webinar dengan topik "Belajar Digital Demi Para Milenial". Dalam webinar ini juga dihadiri oleh Bapak Harizal (PTP Pusdatin) dan juga bintang tamu spesial DRB Bangka Belitung 2017, Ismi Efriyanti, S.Pd., Gr yang memberikan waktunya untuk turut hadir pada webinar ini.
Acara dibuka
oleh Bu Fitri Kamaliana selaku host dan moderator dan dilanjutkan dengan motivasi
dari Bu Ismi selaku DRB Babel yang menambah semangat para SRB dan yang hadir
untuk berbagi. Tak lupa beliau juga mengingatkan kepada SRB untuk menjaga
kesehatan dan menyelesaikan tagihan
tugas karena sudah memasuki “injury time”. Setelah sambutan dari Bu Ismi,
dilanjutkan dengan “sharing” materi Rumah Belajar sebagai platform pendukung
pembelajaran untuk para milenial oleh saya sendiri. Didalamnya saya
menyampaikan fitur yang dapat dinikmati ketika mengakses Rumah Belajar
diantaranya ada kelas maya, sumber belajar, bank soal, laboratorium maya serta berbagai
fitur pendukung dan sumber belajar lainnya.
Kemudian setelah
pemaparan materi dari saya, dilanjutkan dengan “sharing” materi tentang
pemanfaatan Kaizala dalam pembelajaran oleh Bapak Andrico Pratama, S.Pd., Gr
yang sangat menarik yang dapat dimanfaatkan untuk presensi, latihan, maupun
kegiatan rekam jejak pembelajaran. Sangat direkomendasikan untuk dimanfaatkan
dalam pembelajaran.
Setelahnya, dilanjutkan sesi tanya jawab dimana pertanyaan yang muncul yaitu mengenai keunggulan penggunaan portal Rumah Belajar fitur kelas maya terasa lebih berat dibandingkan dengan Google Suite for Education. Pertanyaan ini menjadi bahan diskusi yang serius dalam webinar kali ini. Bila dibandingkan dengan Google, portal Rumah Belajar masih dalam proses pengembangan terutama pada tampilan dan fitur – fitur nya. Namun, dalam proses ini dibutuhkan dukungan dari para guru Indonesia untuk dapat terlibat dalma pengisian konten pembelajaran dalam Rumah Belajar agar bisa dinikmati oleh semua komponen masyarakat. Portal ini akan dimanfaatkan oleh peserta didik yang kontennya dibuat oleh guru, dan digunakan juga untuk guru.
Bu Ismi juga
terlibat dalam diskusi ini sekaligus memberikan jawaban atas pertanyaan salah
satu peserta lainnya tentang bagaimana cara menjadi Duta Rumah Belajar. Beliau
memaparkan step by step nya hingga
proses pemilihan Duta Rumah Belajar. Dan juga disertai tanggapan dari Bapak
Harizal selaku perwakilan dari PTP Pusdatin terhadap kegiatan PembaTIK level 4
ini. Webinar ditutup dengan closing
statement
dari Bu Ismi sebagai Duta Rumah Belajar yang juga kembali
memotivasi para Sahabat Rumah Belajar agar tidak berhenti berbagi. Karena dengan
berbagi, tidak akan ada yang berkurang dari kita. Terus semangat berbagi dan membawa kebermanfaatan untuk sesama. Sesi ini
ditutup dengan foto bersama sesama peserta yang hadir dalam webinar. Diharapkan
dengan pelaksanaan webinar ini dapat menambah inspirasi guru dalam mendidik dan
meningkatkan kompetensi untuk menghadapi perkembangan teknologi yang pesat di
era milenial yang mendukung terwujudnya merdeka belajar dan memajukan pendidikan
Indonesia
Peserta yang mengisi daftar hadir dapat disini.
Yuk ! Mari kunjungi dan gunakan portal Rumah Belajar, serta manfaatkan konten dan fitur – fiturnya !
Rumah Belajar, Belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja !
Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar
Portalnya, Maju Indonesia
Yuk follow rumah belajar di
@belajar.kemdikbud
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #DutaRumahBelajar #SahabatRumahBelajar
#PembaTIKBaBel2020 #PembaTiK2020 #PembaTIKlevel4 #PembaTIKlevel4Babel
#Babel_pacak #bersamalawankorona #BabelBergerak #DutaRumahBelajar2020
#RumahBelajar #PusdatinKemdikbud #kemdikud_ri #indonesiamaju #BerbagiTIK
#RumahBelajar2020 #SahabatRumahBelajar2020
Impelementasi TIK dan Pemanfaatan Rumah Rumah Belajar Dengan Model Pembelajaran Project Based Learning
- Tahap pertama “Pengenalan Masalah”. Pada tahapan ini peserta didik diminta untuk mengakases portal Rumah Belajar dan memanfaatkan fitur Peta Budaya. Peserta didik diminta mengunjungi dan membaca salah satu konten budaya dari provinsi Aceh yaitu “Rencong Aceh”, yang merupakan senjata perang khas aceh. Selanjutnya saya menghubungkan konten budaya ini dengan perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme sesuai dengan materi yang dipelajari saat itu. Kemudian saya memberikan rangsangan kepada peserta didik berupa pertanyaan mengenai “Perang apa saja yang dilakukan rakyat Indonesia melawan kolonialisme dan Imperialisme.
- Tahap kedua “Mendesain Perencaan Proyek”. Pada tahapan ini saya membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dan menjelaskan proyek yang dikerjakan pada pembelajaran sejarah kali ini yaitu peserta didik membuat video tentang rakyat Indonesia melawan kolonialisme dan Imperialisme. Dengan tugas ini saya berharap peserta didik dapat berkreasi dan memanfaatkan TIK dalam proses mebeljarannya kali ini melalui video yang mereka buat. Untuk bahan materi pembuatan video kali ini, peserta didik dapat mengakses berbagai media pembelajaran seperti google, youtube dan pastinya peserta didik dapat menfaatkan portal Rumah Belajar. Fitur yang dapat mereka gunakan pada tahap 2 ini adalah fitur BSE, yang dapat diakses dengan mendowload BSE secara langsung dan mempelajrinya.
- Tahap ketiga “Menyusun Jadwal Proyek”. Pada tahap ini saya menjelaskan kepada peserta didik mengenai bagaimana langkah – langkah serta tips dan trik dalam pembuatan video pada proyek kali ini mulai yaitu mulai dari proses rekaman, proses editing sampai dengan upload video hasil tugas ke youtube. Selanjutnya saya bersama peserta didik menyepakati mengenai waktu pengerjaan proyek dan batas akhir pengumpulan video.
- Tahap keempat “Pelaksanaan dan Monitoring Proyek”. Pada tahap ini saya memantau dan memonitoring pengerjaan proyek peserta didik serta serta berdiskusi dengan peserta didik melaui aplikasi What App maupun tatap muka secara langsung mengenai kendala yang dihadapi peserta didik dalam pembuatan proyek video.
- Tahap kelima “Menguji Hasil (Presentasi Video)”. Pada tahap ini saya menonton video hasil proyek peserta didik serta memberikan kritik dan saran yang membangun terhadap video yang sudah diupload ke youtube. Berikut beberapa video peserta hasil proyek peserta didik yang sudah diunggah ke youtube.
- Tahapan terakhir “Evaluasi dan Refleksi”. Pada tahap ini, untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran kali ini, saya memberikan kuis yang sudah saya siapkan melalui Quizizz. Untuk evaluasi akhir, saya memberikan soal – soal yang sudah saya siapkan melaui google form. Kemudian di akhir pembelajaran saya bersama peserta didik menarik kesimpulan pada pembelajaran kali ini.
Mengenal Portal Rumah Belajar Sebelum Menggunakannya
- Sumber belajar. Fitur yang menyajikan materi ajar bagi peserta didik dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan.
- Kelas Maya. Sebuah Learning Management System (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan peserta didik. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh peserta didik dalam bentuk digital kapan saja dan di mana saja.
- Bank Soal. Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi peserta didik yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian. Latihan merupakan kumpulan soal-soal berdasarkan satu topik yang bersifat sebagai latihan beserta pembahasannya. Ulangan merupakan kumpulan soal-soal berdasarkan satu topik tertentu. Ujian merupakan kumpulan soal-soal dari beberapa topik yang berbeda.
- Laboratorium Maya. Fitur simulasi praktikum laboratorium yang ada disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja peserta didik dan teori praktikum.
- Peta Budaya. Peta budaya merupakan fitur yang berisi penjelasan sejarah, seni dan budaya, serta tradisi di setiap propinsi di Indonesia. Guna memudahkan peserta didik mempelajari budaya Indonesia.
- Buku Sekolah Eletronik. Fitur Buku Elektronik Interaktif berisi buku-buku digital semua jenjang Pendidikan, serta pengetahuan umum tentang Karya Bahasa dan sastra. Sahabat dapat mengunduh buku-buku digital dan memanfaatkannya secara offline.
- Wahana Jelajah Angkasa. fitur yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik untuk mempelajari system tata surya dan benda-benda ruang angkasa yaitu melalui fitur Wahana Jelajah Angkasa di Rumah Belajar.
- Karya Bahasa dan Sastra. Fitur ini menyediakan buku-buku digital (e-book) mengenai bahasa dan sastra untuk jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dengan kategori prosa, puisi dan literatur yang dapat di manfaatkan untuk mendukung literasi teknologi (technology literacy) atau literasi digital, dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
- Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Fitur PKB dapat Sahabat manfaatkan ketika mengikuti pelatihan secara daring. Sahabat hanya perlu masuk dan mencari jenis pelatihan yang tersedia, kemudian mendaftar pada kelas pelatihan tersebut. Selanjutnya Sahabat menunggu verifikasi dari penyelenggara pelatihan agar dapat mengikuti aktivitas belajar secara daring.
- Edugame. Fitur ini menyediakan buku-buku digital (e-book) mengenai bahasa dan sastra untuk jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dengan kategori prosa, puisi dan literatur yang dapat di manfaatkan untuk mendukung literasi teknologi (technology literacy) atau literasi digital, dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Selain fitur utama dan fitur pendukung di atas, portal Rumah Belajar juga mengembangkan dan bekerja sama dengan sumber belajar lainya yang juga dapat dimanfaatkan. Sumber belajar lainya tersebut seperti Radio Edukasi, m-edukasi, Balai Pelestarian Cagar Budaya, TV Edukasi, PKP, Setara, E-Modul, P4TK-LPPKS, Kursus Daring dan masih banyak platform lainnya.
“SEMUT MERAH Jilid II” Webinar Kolaborasi Nusantara bersama DRB dan SRB Nusantara
Kolaborasi SRB dan DRB Bersama Rumah Belajar dalam Babel Menjaring
Hari keempat kegiatan BABEL MENJARING Edisi Khusus Guru Tahap 2 dilanjutkan. Jumat, 16 Oktober 2020 kegiatan ini dilanjutkan, masih dengan penyampaian materi oleh para narasumber. Narasumber yang menyampaikan materi pada hari ini yaitu bapak Ariefamirudin, S.Pd (alumni VCI dan SRB 2020), Dian Pranta, S.Pd (alumni VCI dan SRB 2020), dan Mei Elfrida Tarigan, S.Pd (SRB 2020). Penyampaian materi pertama di sampaikan oleh bapak Dian Pranata tentang bagaimana membuat kuis online yang sering digunakan pada pembelajaran daring atau video konfrensi, beliau memaparkan bagaimana lankah – langkah serta tips dan trik membuat kuis online khusunya menggunakan platform kahoot dan quizizz. Materi selanjutnya disampaikan oleh bapak Arief Amirudin dan Ibu Mei mengenai berbagi pengelaman mengikuti kegiatan BABEL MENJARING Edisi Khusus Guru Tahap 1. Bapak Arief banyak berbagi pengalamannya ketika mengikuti BABEL MENJARING Edisi Khusus Guru Tahap 1, mulai dari pengalamannya dalam penyelesaian tugas sampai dengan pengalamannya menjalankan desiminasi.







































