Sahabat Rumah Belajar Kep Babel 2020

Belajar Dimana Saja ! Kapan Saja ! Dengan Siapa Saja !
 

"Kiat Menyusun Penulisan yang Menarik" - Asma Nadia (Review Kuliah Umum PembaTIK Level 4) - 16 September 2020

0 Comments

 

Siapa sih Asma Nadia?? Mungkin bagi orang yang suka membaca novel dan cerven, sosok Asma Nadia sudah sangat populer dan terkenal. Bagi yang belum kenal sosok beliau mari kita kenali secara singkat sosok penuli Novel dan Cerpen yang sangat terkenal di Indonesia bahkan dunia. Asmarani Rosalba yang dikenal dengan nama pena Asma Nadia, lahir di Jakarta, 23 Juni 1972 adalah seorang penulis novel dan cerpen Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri Forum Lingkar Pena dan manajer dari Asma Nadia Publishing House. Hasil karya beliau sudah sangat banyak dan terkenal. Melalui karya-karyanya, ia pernah mendapat berbagai penghargaan. Ia pernah menjadi satu dari 35 penulis dari 31 negara yang diundang untuk menjadi penulis tamu dalam Iowa International Writing Program. Banyak sekali hasil karya beliau, bahkan dari beberapa karya beliau telah diadaptasi menjadi film dan sinetron yang terbaik dimasanya bahkan mungkin sampai saat ini (10 film dan 6 sinetron). Beberapa karya beliau (2009-2018) yang telah diadaptasi menjadi film diantarnya adalah Emak Ingin Naik Haji (2009) , Rumah Tanpa Jendela (2010), Assalamualaikum Beijing (2014), Surga Yang Tak Dirindukan (2015) dan masih banyak lagi film lainnya. 

Pada kuliah umum PembaTIK Level 4 (Berbagi) tahun 2020 hari ke 3 (Rabu, 16 September 2020) Asma Nadia akan berbagi ilmu dan pengelamannya di dunia kepenulisan. Tema pada kulia umum kali adalah “Kiat Menyusun yang Menarik” – Asma Nadia. Asma Nadia memiliki kemampuan menulis baik fiksi maupun non fiksi, pada kesempatan ini Asma Nadia akan memfokuskan berbagi kepenulisan fiksi. 

Menurut Asma Nadia, untuk menjadi penulis bakat bukan la hal utama yang dapat menentukan berhasil tidaknya seorang untuk menjadi penulis. Untuk menjadi penulis bakat hanya berkontribusi sebesar 5 %, selanjutnya keberuntunga 5 % dan 90 % kerja keras la yang paling banyak berkontribusi. Jadi yang menentukan keberhasilan seseorang untuk menjadi penulis tergantung atau ada pada kerja keras seseorang tersebut. 

Selanjutnya, menurut Asma Nadia, dalam menjadi penulis lebih penting “motivasi” atau “teknik” menulis.....?. Jawabannya adalah “motivasi, karena dengan motivasi kita akan lebih mengetahui mengapa kita menulis, alasan yang kuat kita untuk menulis, dang motivasi kita menulis. Dengan lebih mengetahui motivasi kita tersebut akan membantu kita dalam menyelesaikan kendala – kendala dalam kepenulisan. Oleh karena itu, Asma Nadia menyarankan cari alasan yang kuat, motivasi yang kuat yang dapat mendorong dan terus memotivasi kita untuk menulis. 

Untuk memulai menulis, Asma Nadia menyarankan bukan hanya sekedar mencari ide yang bagus, melainkan menulislah dengan isnpirasi yang bersumber dari berbagai keresahan sekitar, karena dengan inspirasi tersebut akan dapat lebih luas dan lebih mudah mengembangkan ide dalam kepenulisan. Selain itu, Asma Nadia juga menyarankan bahwa dalam megembangkan ide menulis, berusaha lah sebisa mungkin untuk memposisikan hasil karya kita nanti sebagai tulisan yang menjadi kebutuhan pembaca, bukan hanya sebagai bahan bacaan hiburan untuk mengiisi waktu luang. 

Kunci tulisan menarik menurut Asma Nadia secara sederhana ada 2 yaitu ide dan teknik penyajian penulisan. Untuk ide, cari lah sesuatu ide yang baru, sesuatu yang belum pernah dibahas dan cari lah ide yang dekat dengan pembaca. Sedan gkan untuk penyajian cari la judul yang menarik, karena judul merupakan suatu pintu gerbang yang dapat menarik seseorang untuk membacanya. 

Menulis adalah suatu keterampilan, keterampilan adalah suatu yang dipelajari. Oleh karena itu, Asma Nadia menyarankan untuk memulai menulis seorang itu harus tetap punya semangat untuk tetap terus berproses dan tetap terus menekuni dunia kepenulisan. Selanjutnya untuk memulai keterampilan menulis, seorang penulis harus memulai latihan menulis dengan “Latihan Menulis Termudah”, artinya menuliskan pengalaman. Pilih lah pengalaman yang paling berkesan, yang paling menyedihkan, yang paling menyakitkan, atau pengalaman yang paling tak terlupakan. Mengapa harus pengalaman ?, karena pengalaman itu merupakan kekayaan bagi penulis, kekayaan yang khas, yang cuma dimiliki penulis itu sendiri. 

Asma Nadia memberikan tips tentang teknik penulisan yang harus diperhatikan. pertama, pastikan judul tulisan menarik untuk para pembaca. Kedua, konflik yang kuat. Yang ketiga, setting yang tepat. Kemudian, penokohan yang menarik. Selanjutnya, plot yang asik serta yang terakhir diakhiri (ending) yang berkesan. Untuk menjadikan tulisan kita menarik, hal terpenting yang dilakukan sebelum menulis adalah melakukan riset. Riset dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya, merasakan secara langsung, wawancara dengan para ahli dan tak lupa pula dengan banyak membaca. 

Penulis itu sedikit dari profesi yang sebetulnya tidak ada diskriminasinya, baik kita penulis yang profesional ataupun penulis yang baru ingin memulai untuk menulis, memiliki peluang yang sama untuk menjadi penulis. Menulis itu adalah bagian profesi yang sangat nyaman karena tidak memandang dan tidak membedakan fisik seseorang, menulis juga sangat bisa menyesuaikan dengan kondisi ruang dan waktu. Pekerjaan apapun yang dimiliki sangat bisa dinikahkan dengan kegiatan menulis.


Dari pesan singkat yang disampaikan oleh Asma Nadia tersebut sangat la memotivasi kita sebagai pendidik untuk memulai menulis, terlebih kegiatan menulis ini dapat mengingkatkan kemampuan kita dalam pengembangan dunia pendidikan untuk maju bersama mencerdaskan Indonesia. Semoga bermanfaat

Ulasan dari mbak @asmanadia secara langsung dapat disaksikan di YouTube Channel Rumah Belajar 

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju IndonesiaYuk follow rumah belajar di @belajar.kemdikbud


#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #DutaRumahBelajar #SahabatRumahBelajar #PembaTIKBaBel2020 #PembaTiK2020 #PembaTIKlevel4 #PembaTIKlevel4Babel #Babel_pacak #bersamalawankorona #BabelBergerak #DutaRumahBelajar2020 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko #PusdatinKemdikbud #kemdikud_ri #indonesiamaju #BerbagiTIK #RumahBelajar2020 #SahabatRumahBelajar2020

0 Comments:

Posting Komentar

 
Bu Guru Icha © | Copyright © 2020